POLEMIK "CA LIS TUNG" DI TK


Sebuah acara sarasehan yang digagas oleh Komite TK Al-Ikhlash lumajang dengan tujuan untuk membrikan wawasan kepada wali murid TK al-khlash Lumajang dengan Nara Sumber Ibu Lilik Nurdiani, S Pd.M Psi, berlangsung selama kurang lebih 2 jam.

Sudah lama sekali permasalahan pembelajaran Calistung di tingkat pra sekolah menjadi Polemik hangat dikalangan Wali murid, Pengelola TK/PAUD maupun SD dan Dinas Pendidikan Daerah selaku Pelaksana Kebijakan.

Jika mengacu Kepada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 58 tahun 2009 Tentang STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI untuk lingkup perkembangan
Keaksaraan
hanya pada tahap pengenalan huruf,memahami antara bunyi dan huruf, membaca nama sendiri dan menuliskan nama sendiri.

Untuk melaksanakan Peraturan menteri ini Kemendiknas bahkan dikabarkan tenga gencar melakukan sosialisasi. Namun demikian bukannya tidak ada tantangan pada tataran Praktek di Lapangan. Seringkali diskusi antara Pihak Diknas, Pengelola TK dan Pengelola SD tidak berujung hasil yang memuaskan semua pihak. Disatu sisi Pengelola TK dilarang menyelenggarakan pembelajaran Calistung, tapi disisi lain SD melakukan Tes Calistung untuk Penerimaan Peserta Didik Baru.

Mudah dipahami apabila Pengelola TK mesih mengadakan pembelajaran Calistung karena memang Tuntutan dari Orang tua/wali murid yang kawatir anaknya tidak mendapatkan Sekolah Dasar yang baik setelah tamat belajar di TK.

Banyak penemuan dari para Dokter maupun praktisi pendidikan yang menemukan metode pembelajaran Calistung yang tidak memberatkan anak, yaitu dengan cara membaur dengan kegiatan lain disesuaikan dengan Kurikulum TK. Pembelajaran bisa dengan cara yang menyenangkan dan berulang-ulang.

Yang lebih penting pula untuk dipahami bagi setiap wali murid menurut Bu Lilik Nurdiani, bahwa masing-masing anak punya modalitas belajar yang berbeda, dengan membagi secara garis besar yaitu Modalitas AVK, Auditory, Visual dan Kinestetis. Disamping itu para Orang Tua juga wajib mngenali potensi kecerdasan anaknya merujuk pada penemuan Howard Gardnertentang kecerdasan Majemuk / MI ( Multyple Intelegentia). Sebab kecenderungan anak pada masing-masing potensi kecerdasan membutuhkan metode pembelajaran yang berbeda.

Untuk melaksanakan metode pembelajaran Calistung yang lebih FUN..menurut Bu Lilik. ke depan akan diadakan pelatihan kepada para Ustadzah di TK Al-Ikhlash agar pembelajaran calistung bisa dilaksanakan sesuai dengan porsi usia anak sehingga anak tidak kehilangan hak
Bermain sambil balajar/ Belajar sambil bermain
di TK.

Acara Sarasehan ini berlangsung cukup menarik dengan banyaknya pertanyaan dari peserta. Akhirnya acara harus usai tepat pukul 10.00 wib karena Siswa/siswi TK sudah waktunya jam pulang...

Sampai ketemu pada sesi pelatihan berikutnya....see you..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KABINET PERKONCOAN

PERINGATAN TAHUN BARU 1436 H LEMDIK AL-IKHLASH LUMAJANG

SMILE GARDEN